Menu Tutup

Motorwagen DSM

Foto diambil dari buku Het Indische spoorweg in oorlogstijd karya Jan de Bruin

Pada 1925, Deli Spoorweg Maatschappij (DSM) mendatangkan 3 unit kereta berpenggerak buatan La Société Anonyme des Usines Renault. Ketiganya diberi nomor MR1-3. Pembelian ini didasari atas persaingan DSM dengan Perusahaan Bus. DSM mendatangkan kereta-kereta ini untuk menghadirkan layanan dengan kapasitas kecil, namun memiliki frekuensi tinggi. Kemudian pada 1927, DSM kembali mendatangkan Motorwagen sejenis dari Renault, dengan nomor MR4-10.

10 kereta ini menggunakan mesin bensin. Underframe dan mesin dirakit oleh Renault, sementara body dibuat oleh J.J Beijnes. Motorwagen ini memiliki kecepatan maksimal 40 km/jam, dengan kapasitas penumpang 40 orang dalam dua kelas (Kelas 1 dan 2). Motorwagen milik DSM ini digunakan di lintas Belawan-Medan-Delitua, Kuala-Timbang Langkat-Arnhemia, dan Bangunpurba-Lubukpakam.

Pada 1933, satu motorwagen dimodifikasi. Mesin bensinnya dicopot, digantikan dengan mesin diesel buatan Sauer, tipe 8.0.D. Modifikasi ini hanya mengganti mesin, sementara gearbox dan komponen lain masih menggunakan komponen lama buatan Renault.

Saat Perang Dunia 2 pecah, seluruh unit Motorwagen ini dalam kondisi rusak. Motorwagen ini kemudian dimanfaatkan sebagai kereta biasa yang ditarik lokomotif. Seluruh unit motorwagen ini dirucat di kemudian hari.

Selain DSM, PBSM juga sempat memiliki Motorwagen yang serupa. Unit milik PBSM digunakan oleh Marinir Belanda selama Agresi Militer, dan menghilang setelah DKA terbentuk, kemungkinan mengalami nasib yang sama seperti Motorwagen milik DSM.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!