Menu Tutup

Tabrakan Tiga Kereta di Kosambi

Kliping koleksi Bpk. Wardhana Qurtubi

Pada 18 April 2000, tiga kereta api bertabrakan di km 75+300 petak jalan Kosambi-Dawuan. KA yang terlibat adalah KA 2002 Bajasatwa, KA 2246 Petikemas Gedebage, dan KA 5 Argobromo. Tabrakan beruntun ini terjadi akibat KA 2246 menabrak ujung belakang KA 2002, menyebabkan sebagian gerbong KA 2002 menutupi satu jalur lainnya. Gerbong yang menutupi jalur ini kemudian ditabrak oleh KA 5.

Waktu Kejadian  : 18 April 2000, pukul 03.58 WIB
Lokasi Kejadian :  Km 75+300, petak jalan Kosambi-Dawuan

Kronologi Kejadian :

  1. KA 2002 Bajasatwa berjalan langsung Klari. KA 2002 terdiri dari 24 gerbong yang ditarik oleh CC201 25 (Dipo Induk Cirebon). Sebagian gerbong berisi baja gulungan, sementara sisanya adalah gerbong ternak kosongan.
  2. KA 2246 Petikemas relasi Tanjungpriok-Gedebage, ditarik CC201 102 (Dipo Induk Bandung), berjalan di belakang KA 2002. Kru KA 2246 tertidur sehingga KA melanggar sinyal keluar Klari yang beraspek merah. PPKA Klari kemudian memberitahukan PPKA Kosambi jika KA 2246 melanggar sinyal pada pukul 03.53.
  3. KA 2246 kemudian melanggar sinyal masuk Kosambi yang beraspek merah. PPKA Kosambi mencoba memberhentikan KA 2246 dengan keluar sembari membawa lentera/handsein yang menyala merah sebagai isyarat semboyan 3. Namun, KA 2246 tetap melaju dan melanggar sinyal keluar Kosambi. PPKA Kosambi kemudian mencoba memberitahu PK (Pusat Kendali), namun gagal karena PLH sudah terjadi terlebih dahulu.
  4. Dua menit setelah melanggar sinyal keluar Kosambi, KA 2246 akhirnya menumbur ujung belakang KA 2002 karena kecepatan KA 2246 lebih tinggi dari KA 2002. Akibat tumburan, lok KA 2246 terguling dan beberapa gerbong terguling menutupi sepur hilir.
  5. KA 5 JS950 Argobromo yang ditarik CC203 29 (Dipo Induk Jatinegara) berjalan langsung stasiun Dawuan pada 03.53
  6. Masinis KA 5 melihat sepur hilir tertutup beberapa gerbong, dan berusaha melakukan emergency brake. Namun tidak berhasil.
  7. KA 5 kemudian menumbur gerbong yang menutupi sepur hilir.

Akibat Kejadian :

  1. Gangguan operasional selama 11 jam. KA-KA terlambat atau dibatalkan.
  2. 3 orang penumpang gelap KA 2002 tewas.
  3. Satu rumah semi permanen roboh dihantam gerbong yang keluar rel, mengakibatkan 8 orang penghuninya mengalami luka berat/luka ringan.
  4. Kerusakan Sarana : CC201 102 BD dan CC203 29 JNG rusak, BP-95801 JAKK dan K1-95808 JAKK rusak, 5 gerbong rusak.
  5. Kerusakan Prasarana : 200 bantalan beton rusak.
  6. Total Kerugian : Rp. 1.820.000.000

​Penyebab Kejadian :

  1. Masinis dan Asisten Masinis KA 2246 tertidur, sehingga KA berjalan tanpa kendali. KA 2246 diawaki oleh kru dari Dipo Purwakarta, dengan pola dinasan Purwakarta-Tanjung Priok-Purwakarta. KA berjalan pada jam rawan, dengan kecepatan operasi yang rendah, ditambah dengan antrian. Faktor-faktor tadi dapat menjadi penyebab tertidurnya awak KA 2246. Awak KA 2246 sendiri mengaku tidak enak badan saat kejadian.
  2. Deadman Pedal CC201 102 tidak difungsikan sebagaimana mestinya. Akibatnya, KA dapat terus berjalan sekalipun kru KA tertidur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!